Andai Aku Menjadi Ketua KPK

Advertisement

KPK dasawarsa ini menjadi sorotan masyarakat karena prestasinya yang kian hari kian melejit dengan adanya temuan-temuan dan keberaniannya mengungkap para koruptor-koruptor dilingkungan pemerintahan. Namun meskipun begitu para koruptor dan calon koruptor kini lebih pintar dan cerdas juga dalam merancang strategi untuk menggunduli uang Negara, mereka bahkan lebih picik dan menghalalkan segala cara termasuk berlindung dibawah payung Kekuasaan. Untuk menjadi seorang ketua KPK haruslah mempunyai keberanian yang tinggi melebihi keberanian-keberanian jendral sekalipun karena banyaknya ancaman-ancaman dari musuh KPK (koruptor).
Andai aku menjadi ketua KPK, banyak hal yang harus aku susun dan persiapkan sebelum aku mengungkap semua kasus-kasus yang membelit di tubuh instansi-instansi pemerintahan.
1.  Langkah Pertama Adalah Merancang Strategi Yang Nantinya Akan Menjadi Acuan Kinerja Kedepan.
Menurut saya dengan membuat sebuah rancangan strategi langkah kita tidak akan terbaca oleh para koruptor yang kini sudah semakin cerdas dalam melakukan korupsi, rancangan strategis ini sifatnya adalah tertutup dan rahasia, namun rencana ini perlu juga disebar kepada masyarakat (tapi bukan aslinya) hanya untuk mengelabuhi para koruptor saja.

2.  Mengkaji Ulang MOU Dengan Instansi-Instansi Pemerintahan Yang Tidak Taat Pada Peraturan MOU Itu Sendiri Dan Pada UU.
Mengkaji ulang disini adalah menyusun kembali point-point yang tertuang dalam MOU mitra KPK dalam melaksanakan pemberantasan korupsi, jikalau mitra KPK tidak tunduk pada peraturan yang berlaku. Ini penting karena jikalau saya menjadi ketua KPK tidak akan main-main dengan amanah rakyat.

3.  Langkah Selanjutnya  Adalah Bekerja Sama Dengan  Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan
Langkah ini saya tempuh untuk menanggulangi atau mencegah munculnya calon-calon koruptor muda,karena kepribadian-kepribadian korup itu bisa saja berawal dari kelas ketika UJIAN (missal mennyontek),  dengan saya menjalin kerja sama dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan kita bisa menyusun sebuah materi pembelajaran tentang bahaya korupsi dan didalam materi itu kita buat semenyenangkan mungkin sehingga siswa dapat menyerapnya dengan baik dan menjadikan malu kalau berkorupsi. Kerjasama ini juga adalah wujud dari saya kalau jadi ketua KPK untuk mengkampanyekan INDONESIA BERSIH dari koruptor agar bangsa ini semakin tinggi inerbiutynya dimata bangsa lain.

4.  Langkah Berikutnya Adalah Bekerja Sama Denga Kementrian Agama
Kerjasama ini saya tempuh tidak semata ingin meminta logo HALAL kepada Koruptor (he he he ) atau fatwa HARAM kepada koruptor, namun kerjasama ini bersifat lebih ke kerjasama menciptakan generasi-generasi pemimpin bangsa yang religious, karena dengan banyaknya ilmuan dan akademisi yang beragama kental maka bangsa ini akan sedikit berubah.
Ini penting bagi saya karena sejatinya bangsa ini adalah bangsa yang religious, agama apapun di Indonesia ini tidak ada yang menghalalkan KORUPSI.

5.  Langkah Berikutnya Adalah Tidak Pandang Bulu Dan Tidak Tebang Pilih
Langkah ini penting karena ini juga menyangkut HAM (hak asasi manusia) karena setiap orang juga menginkan bangsa ini maju seperti bangsa-bangsa lain yang tidak kurang dari apapun, beberapa glintir orang yang berada di bawah paying kekuasaan ini ada yang korupsi makanya saya tidak akan tebang pilih dan pandang bulu siapa terbukti korupsi dan siapa saja teman koruptor harus diselidiki entah itu siapa.

6.  Langkah berikutnya adalah melindungi keluarga.
Kenapa langkah ini aku tempuh karena kesuksesan kita adalah berkat do’a dari keluarga kalau keluarga saya penuh dengan ancaman dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab maka karir saya juga akan menurun dan hidup tidak semangat, karena saya mencintai keluarga saya.

Bangsa kita adalah bangsa yang gemah rimpah loh jinawi artinya adalah bangsa yang makmur karena semuanya ada di negara ini, hasil bumi pertanian, laut, dan masih banyak lagi siap untuk dikelola dan memajukan bangsa mencerdaskan bangsa dan membesarkan bangsa, namun karena beberapa glintir orang melakukan korupsi maka managemen menjadi cacat bangsa menjadi miskin, maka dari itu perlu langkah-langkah yang taktis untuk melindungi bangsa ini dari tikus-tikus berdasi yang duduk diatas kursi empuk dan berAC. karena rakyat masih menunggu kinerja KPK.
Share this article :
+
Apakah Anda menyukai postingan ini? Silahkan share dengan klik di sini
author-photo Ahmad Roqib

Saya hanyalah orang biasa yang menyukai blogging dan mencoba berbagi pengalaman dengan yang lain tentang blogging dan SEO. Semoga bisa bermanfaat.

Follow me on: Facebook | Twitter | Google+
×
Previous
Next Post »
75 Blogger Comments
Facebook Comments
Terima kasih sudah berkomentar
Copyright © 2013. Ahmad Roqib Blog - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger